RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Sekolah : SMA N.1 SULTAN DAULAT JAMBI BARU
Mata pelajaran : KIMIA
Kelas / semester : X / 1
Materi pokok : Perkembangan Model Atom
Metode : Diskusi / Ceramah
Pendekatan : Keterampilan proses
Alokasi Waktu : 8 jam pelajaran
Standar kompetensi :Menganalisa berbagai model atom dan penemunya, dan eksperimen-eksperimen yang telah dilakukan dalam perkembangan ilmu kimia
Kompetensi dasar :Mendeskripsikan perkembangan teori atom
Indikator :
•Mendeskripsikan karakteristik teori atom Dalton, Thomson, Rutherford, Niels Bohr, dan mekanika kuantum
•Menjelaskan eksperimen Rutherford dan penerapannya dalam struktur atom
•Menjelaskan partikel dasar penyusun atom dan ciri-cirinya berdasarkan eksperimen penemunya
Materi pembelajaran : Teori Atom Dalton, Thomson, Rutherford, Niels Bohr, dan mekanika kuantum
Kegiatan pembelajaran :
•Membuat dan menjelaskan model teori atom Dalton, Thomson, Rutherford, Niels Bohr, berdasarkan kajian literatur secara kelompok
•Mendiskusikan jumlah proton, neutron, dan elektron suatu unsur berdasarkan nomor atom dan nomor massanya dan sebaliknya
•Mendiskusikan pemecahan masalah elektron valensi suatu unsur berdasarkan konfigurasi elektronnya
Media pempelajaran :
• Sumber Buku : Kimia yang relevan
• Bahan : lembar kerja
• Alat : media presentasi
Skenario pembelajaran
1.Pendahuluan
Motivasi dan prasyarat
Menerima informasi tentang pengertian atom dan model atom
Menerima informasi tentang kelemahan model atom Bohr
2.Kegiatan inti
Diskusi informasi tentang atom dan model atom
Diskusi tentang eksperimen-ekperimen dari model atom
3.Penutup
Memberi soal latihan
Memberi tugas kurikuler
Penilaian hasil produk :
•Jenis tagihan : tugas Individu dan kelompok
•Bentuk instrumen : uraian bebas
Mengetahui,
Kepala SMA Negeri I Guru Mata Pelajaran
............... . …………………….
Sabtu, 10 Juli 2010
Teori Atom Mekanika Kuantum

Hipotesis Planck :Oleh safrizal
Pancaran atau penyerapan energi oleh benda tidak berlangsung secara kontinyu melainkan bersifat diskrit, berupa paket-paket energi yang dinamakan kuantum, yang besarnya bergantung pada frekuensi.
E = h.v
Dapat disimpulkan bahwa kuantum adalah ‘atomnya’ dari energi
Bukti Teori Mekanika Kuantum : Efek Fotolistrik oleh Einstein (1905)
Model atom mekanika kuantum dikembangkan oleh Erwin Schrodinger (1926). Sebelum Erwin Schrodinger, seorang ahli dari Jerman Werner Heisenberg mengembangkan teori mekanika kuantum yang dikenal dengan Prinsip Ketidakpastian yaitu “Tidak mungkin dapat ditentukan kedudukan dan momentum suatu benda secara seksama pada saat bersamaan, yang dapat ditentukan adalah kebolehjadian menemukan elektron pada jarak tertentu dari inti atom”.
Prinsip Ketidakpastian Heisenberg
Model atom mekanika gelombang dikembangkan oleh Erwin Schrodinger (1926). Dalam teori ini, elektron diperlakukan sebagai partikel dan gelombang. Hasilnya adalah persamaan gelombang Schrodinger, suatu pernyataan matematik yang menggambarkan perilaku dari seluruh elektron sampai batas-batas yang dibolehkan dalam prinsip ketidakpastian Heisenberg.
Penyelesaian terhadap persamaan gelombang Schrodinger adalah bilangan kuantum magnetik (m), azimut (l), dan utama (n).
Bilangan Kuantum
Teori atom mekanika kuantum merupakan penyempurnaan dari teori atom Neils Bohr. Dalam teori atom mekanika kuantum dikenal bilangan kuantum yang diklasifikasikan berdasarkan tingkat energinya. Bilangan kuantum tersebut adalah :
1.Bilangan Kuantum utama (n), menunjukan tingkat energi pada kulit utama yaitu ; K, L ,M, N dst.
2.Bilangan Kuantum Azimut (l), menunjukan tingkat energi pada sub kulit yaitu; s, p, d, f. nilai l dihitung dari n-1 sampai 0
3.Bilangan Kuantum magnetik (m), menunjukan energi pada orbital yaitu nilai m yang memenuhi -l sampai +l
4.Bilangan kuantum spin(s), menunjukan arah perputaran elektron. apabila elektro berputar keatas maka s adalah +1/2, elektron berputar kebawah maka s adalah -1/2.
Dengan memahami keempat bilangan kuantum maka kita, dapat menentukan letak elektron pada kulit, sub kulit, orbital ataupun arah perputaran elektronnya.
Dari gambar model atom di atas menunjukan bahwa, dalam atom terdapat inti atom yang terdiri dari proton dan neutron. sedangkan elektron mengelilingi inti atom pada kulit tertentu yang disebut kulit atom. dalam kulit atom terdapat masing-masing tingkat energi seperti yang dijelaskan pada bilangan kuantum
Model Atom Teori tentang atom dikemukakan oleh beberapa ahli berdasarkan perkembangan teori atom yaitu :
1.John Dalton, mengemukakan bahwa atom adalah bagian terkecil dari materi yang tidak dapat dibagi lagi. Dimana teori ini merupakan teori atom pertama yang dikemukakan berdasarkan penelitian ilmiah.
2.JJ. Thomson, mengemukakan bahwa atom adalah sebuah bola pejal bermuatan positif dan elektron mengelilingi inti atom seperti kismis pada roti kismis. shingga teori atom ini biasa dikenal dengan istilah teori atom roti kismis.Thomson juga menjabarkan bahwa dalam atom terdapat proton dan elektron
3.Neils Bohr, mengemukakan bahwa atom terdiri dari inti atom yang bermuatan positif dan elektron mengelilingi inti pada lintasan tertentu yang disebut kulit atom. Inti atom terdiri dari proton dan neutron. teori atom ini kemudian disempurnakan oleh teori atom mekanika kuatum
Perkembangan Teori Atom
1. Teori Atom John Dalton
Pada tahun 1803, John Dalton mengemukakan mengemukakan pendapatnaya tentang atom. Teori atom Dalton didasarkan pada dua hukum, yaitu hukum kekekalan massa (hukum Lavoisier) dan hukum susunan tetap (hukum prouts). Lavosier mennyatakan bahwa “Massa total zat-zat sebelum reaksi akan selalu sama dengan massa total zat-zat hasil reaksi”. Sedangkan Prouts menyatakan bahwa “Perbandingan massa unsur-unsur dalam suatu senyawa selalu tetap”. Dari kedua hukum tersebut Dalton mengemukakan pendapatnya tentang atom sebagai berikut:
1.Atom merupakan bagian terkecil dari materi yang sudah tidak dapat dibagi lagi
2.Atom digambarkan sebagai bola pejal yang sangat kecil, suatu unsur memiliki atom-atom yang identik dan berbeda untuk unsur yang berbeda
3.Atom-atom bergabung membentuk senyawa dengan perbandingan bilangan bulat dan sederhana. Misalnya air terdiri atom-atom hidrogen dan atom-atom oksigen
4.Reaksi kimia merupakan pemisahan atau penggabungan atau penyusunan kembali dari atom-atom, sehingga atom tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan.
Hipotesa Dalton digambarkan dengan model atom sebagai bola pejal seperti pada tolak peluru. Seperti gambar berikut ini:
Kelemahan:
Teori dalton tidak menerangkan hubungan antara larutan senyawa dan daya hantar arus listrik.
2. Teori Atom J. J. Thomson
Berdasarkan penemuan tabung katode yang lebih baik oleh William Crookers, maka J.J. Thomson meneliti lebih lanjut tentang sinar katode dan dapat dipastikan bahwa sinar katode merupakan partikel, sebab dapat memutar baling-baling yang diletakkan diantara katode dan anode. Dari hasil percobaan ini, Thomson menyatakan bahwa sinar katode merupakan partikel penyusun atom (partikel subatom) yang bermuatan negatif dan selanjutnya disebut elektron.
Atom merupakan partikel yang bersifat netral, oleh karena elektron bermuatan negatif, maka harus ada partikel lain yang bermuatan positifuntuk menetrallkan muatan negatif elektron tersebut. Dari penemuannya tersebut, Thomson memperbaiki kelemahan dari teori atom dalton dan mengemukakan teori atomnya yang dikenal sebagai Teori Atom Thomson. Yang menyatakan bahwa:
“Atom merupakan bola pejal yang bermuatan positif dan didalamya tersebar muatan negatif elektron”
Model atomini dapat digambarkan sebagai jambu biji yang sudah dikelupas kulitnya. biji jambu menggambarkan elektron yang tersebar marata dalam bola daging jambu yang pejal, yang pada model atom Thomson dianalogikan sebagai bola positif yang pejal. Model atom Thomson dapat digambarkan sebagai berikut:
Kelemahan:
Kelemahan model atom Thomson ini tidak dapat menjelaskan susunan muatan positif dan negatif dalam bola atom tersebut.
3. Teori Atom Rutherford
Rutherford bersama dua orang muridnya (Hans Geigerdan Erners Masreden) melakukan percobaan yang dikenal dengan hamburan sinar alfa (λ) terhadap lempeng tipis emas. Sebelumya telah ditemukan adanya partikel alfa, yaitu partikel yang bermuatan positif dan bergerak lurus, berdaya tembus besar sehingga dapat menembus lembaran tipis kertas. Percobaan tersebut sebenarnya bertujuan untuk menguji pendapat Thomson, yakni apakah atom itu betul-betul merupakan bola pejal yang positif yang bila dikenai partikel alfa akan dipantulkan atau dibelokkan. Dari pengamatan mereka, didapatkan fakta bahwa apabila partikel alfa ditembakkan pada lempeng emas yang sangat tipis, maka sebagian besar partikel alfa diteruskan (ada penyimpangan sudut kurang dari 1°), tetapi dari pengamatan Marsden diperoleh fakta bahwa satu diantara 20.000 partikel alfa akan membelok sudut 90° bahkan lebih.
Berdasarkan gejala-gejala yang terjadi, diperoleh beberapa kesipulan beberapa berikut:
1.Atom bukan merupakan bola pejal, karena hampir semua partikel alfa diteruskan
2.Jika lempeng emas tersebut dianggap sebagai satu lapisanatom-atom emas, maka didalam atom emas terdapat partikel yang sangat kecil yang bermuatan positif.
3.Partikel tersebut merupakan partikelyang menyusun suatu inti atom, berdasarkan fakta bahwa 1 dari 20.000 partikel alfa akan dibelokkan. Bila perbandingan 1:20.000 merupakan perbandingan diameter, maka didapatkan ukuran inti atom kira-kira 10.000 lebih kecil daripada ukuran atom keseluruhan.
Berdasarkan fakta-fakta yang didapatkan dari percobaan tersebut, Rutherford mengusulkan model atom yang dikenal dengan Model Atom Rutherford yang menyatakan bahwa Atom terdiri dari inti atom yang sangat kecil dan bermuatan positif, dikelilingi oleh elektron yang bermuatan negatif. Rutherford menduga bahwa didalam inti atom terdapat partikel netral yang berfungsi mengikat partikel-partikel positif agar tidak saling tolak menolak.
Model atom Rutherford dapat digambarkan sebagai beriukut:
Kelemahan:
Tidak dapat menjelaskan mengapa elektron tidak jatuh ke dalam inti atom.
4. Teori Atom Bohr
ada tahun 1913, pakar fisika Denmark bernama Neils Bohr memperbaiki kegagalan atom Rutherford melalui percobaannya tentang spektrum atom hidrogen. Percobaannya ini berhasil memberikan gambaran keadaan elektron dalam menempati daerah disekitar inti atom. Penjelasan Bohr tentang atom hidrogen melibatkan gabungan antara teori klasik dari Rutherford dan teori kuantum dari Planck, diungkapkan dengan empat postulat, sebagai berikut:
1.Hanya ada seperangkat orbit tertentu yang diperbolehkan bagi satu elektron dalam atom hidrogen. Orbit ini dikenal sebagai keadaan gerak stasioner (menetap) elektron dan merupakan lintasan melingkar disekeliling inti.
2.Selama elektron berada dalam lintasan stasioner, energi elektron tetap sehingga tidak ada energi dalam bentuk radiasi yang dipancarkan maupun diserap.
3.Elektron hanya dapat berpindah dari satu lintasan stasioner ke lintasan stasioner lain. Pada peralihan ini, sejumlah energi tertentu terlibat, besarnya sesuai dengan persamaan planck,
ΔE = hv.
4.Lintasan stasioner yang dibolehkan memilki besaran dengan sifat-sifat tertentu, terutama sifat yang disebut momentum sudut. Besarnya momentum sudut merupakan kelipatan dari h/2∏ atau nh/2∏, dengan n adalah bilangan bulat dan h tetapan planck.
Menurut model atom bohr, elektron-elektron mengelilingi inti pada lintasan-lintasan tertentu yang disebut kulit elektron atau tingkat energi. Tingkat energi paling rendah adalah kulit elektron yang terletak paling dalam, semakin keluar semakin besar nomor kulitnya dan semakin tinggi tingkat energinya.
Kelemahan:
Model atom ini tidak bisa menjelaskan spektrum warna dari atom berelektron banyak.
5. Teori Atom Modern
Model atom mekanika kuantum dikembangkan oleh Erwin Schrodinger (1926).Sebelum Erwin Schrodinger, seorang ahli dari Jerman Werner Heisenberg mengembangkan teori mekanika kuantum yang dikenal dengan prinsip ketidakpastian yaitu “Tidak mungkin dapat ditentukan kedudukan dan momentum suatu benda secara seksama pada saat bersamaan, yang dapat ditentukan adalah kebolehjadian menemukan elektron pada jarak tertentu dari inti atom”.
Daerah ruang di sekitar inti dengan kebolehjadian untuk mendapatkan elektron disebut orbital. Bentuk dan tingkat energi orbital dirumuskan oleh Erwin Schrodinger.Erwin Schrodinger memecahkan suatu persamaan untuk mendapatkan fungsi gelombang untuk menggambarkan batas kemungkinan ditemukannya elektron dalam tiga dimensi.
Persamaan Schrodinger
x,y dan z= Posisi dalam tiga dimensi
Y= Fungsi gelombang
m= massa
ђ= h/2p dimana h = konstanta plank dan p = 3,14
E= Energi total
V= Energi potensial
Model atom dengan orbital lintasan elektron ini disebut model atom modern atau model atom mekanika kuantum yang berlaku sampai saat ini, seperti terlihat pada gambar berikut ini.
Awan elektron disekitar inti menunjukan tempat kebolehjadian elektron. Orbital menggambarkan tingkat energi elektron. Orbital-orbital dengan tingkat energi yang sama atau hampir sama akan membentuk sub kulit. Beberapa sub kulit bergabung membentuk kulit.Dengan demikian kulit terdiri dari beberapa sub kulit dan subkulit terdiri dari beberapa orbital. Walaupun posisi kulitnya sama tetapi posisi orbitalnya belum tentu sama.
Ciri khas model atom mekanika gelombang
1.Gerakan elektron memiliki sifat gelombang, sehingga lintasannya (orbitnya) tidak stasioner seperti model Bohr, tetapi mengikuti penyelesaian kuadrat fungsi gelombang yang disebut orbital (bentuk tiga dimensi darikebolehjadian paling besar ditemukannya elektron dengan keadaan tertentu dalam suatu atom)
2.Bentuk dan ukuran orbital bergantung pada harga dari ketiga bilangan kuantumnya. (Elektron yang menempati orbital dinyatakan dalam bilangan kuantum tersebut)
3.Posisi elektron sejauh 0,529 Amstrong dari inti H menurut Bohr bukannya sesuatu yang pasti, tetapi bolehjadi merupakan peluang terbesar ditemukannya elektron.
1.Bilangan Kuantum utama (n), menunjukan tingkat energi pada kulit utama yaitu ; K, L ,M, N dst.
2.Bilangan Kuantum Azimut (l), menunjukan tingkat energi pada sub kulit yaitu; s, p, d, f. nilai l dihitung dari n-1 sampai 0
3.Bilangan Kuantum magnetik (m), menunjukan energi pada orbital yaitu nilai m yang memenuhi -l sampai +l
4.Bilangan kuantum spin(s), menunjukan arah perputaran elektron. apabila elektro berputar keatas maka s adalah +1/2, elektron berputar kebawah maka s adalah -1/2.
Dengan memahami keempat bilangan kuantum maka kita, dapat menentukan letak elektron pada kulit, sub kulit, orbital ataupun arah perputaran elektronnya.
Dari gambar model atom di atas menunjukan bahwa, dalam atom terdapat inti atom yang terdiri dari proton dan neutron. sedangkan elektron mengelilingi inti atom pada kulit tertentu yang disebut kulit atom. dalam kulit atom terdapat masing-masing tingkat energi seperti yang dijelaskan pada bilangan kuantum
Model Atom Teori tentang atom dikemukakan oleh beberapa ahli berdasarkan perkembangan teori atom yaitu :
1.John Dalton, mengemukakan bahwa atom adalah bagian terkecil dari materi yang tidak dapat dibagi lagi. Dimana teori ini merupakan teori atom pertama yang dikemukakan berdasarkan penelitian ilmiah.
2.JJ. Thomson, mengemukakan bahwa atom adalah sebuah bola pejal bermuatan positif dan elektron mengelilingi inti atom seperti kismis pada roti kismis. shingga teori atom ini biasa dikenal dengan istilah teori atom roti kismis.Thomson juga menjabarkan bahwa dalam atom terdapat proton dan elektron
3.Neils Bohr, mengemukakan bahwa atom terdiri dari inti atom yang bermuatan positif dan elektron mengelilingi inti pada lintasan tertentu yang disebut kulit atom. Inti atom terdiri dari proton dan neutron. teori atom ini kemudian disempurnakan oleh teori atom mekanika kuatum
Perkembangan Teori Atom
1. Teori Atom John Dalton
Pada tahun 1803, John Dalton mengemukakan mengemukakan pendapatnaya tentang atom. Teori atom Dalton didasarkan pada dua hukum, yaitu hukum kekekalan massa (hukum Lavoisier) dan hukum susunan tetap (hukum prouts). Lavosier mennyatakan bahwa “Massa total zat-zat sebelum reaksi akan selalu sama dengan massa total zat-zat hasil reaksi”. Sedangkan Prouts menyatakan bahwa “Perbandingan massa unsur-unsur dalam suatu senyawa selalu tetap”. Dari kedua hukum tersebut Dalton mengemukakan pendapatnya tentang atom sebagai berikut:
1.Atom merupakan bagian terkecil dari materi yang sudah tidak dapat dibagi lagi
2.Atom digambarkan sebagai bola pejal yang sangat kecil, suatu unsur memiliki atom-atom yang identik dan berbeda untuk unsur yang berbeda
3.Atom-atom bergabung membentuk senyawa dengan perbandingan bilangan bulat dan sederhana. Misalnya air terdiri atom-atom hidrogen dan atom-atom oksigen
4.Reaksi kimia merupakan pemisahan atau penggabungan atau penyusunan kembali dari atom-atom, sehingga atom tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan.
Hipotesa Dalton digambarkan dengan model atom sebagai bola pejal seperti pada tolak peluru. Seperti gambar berikut ini:
Kelemahan:
Teori dalton tidak menerangkan hubungan antara larutan senyawa dan daya hantar arus listrik.
2. Teori Atom J. J. Thomson
Berdasarkan penemuan tabung katode yang lebih baik oleh William Crookers, maka J.J. Thomson meneliti lebih lanjut tentang sinar katode dan dapat dipastikan bahwa sinar katode merupakan partikel, sebab dapat memutar baling-baling yang diletakkan diantara katode dan anode. Dari hasil percobaan ini, Thomson menyatakan bahwa sinar katode merupakan partikel penyusun atom (partikel subatom) yang bermuatan negatif dan selanjutnya disebut elektron.
Atom merupakan partikel yang bersifat netral, oleh karena elektron bermuatan negatif, maka harus ada partikel lain yang bermuatan positifuntuk menetrallkan muatan negatif elektron tersebut. Dari penemuannya tersebut, Thomson memperbaiki kelemahan dari teori atom dalton dan mengemukakan teori atomnya yang dikenal sebagai Teori Atom Thomson. Yang menyatakan bahwa:
“Atom merupakan bola pejal yang bermuatan positif dan didalamya tersebar muatan negatif elektron”
Model atomini dapat digambarkan sebagai jambu biji yang sudah dikelupas kulitnya. biji jambu menggambarkan elektron yang tersebar marata dalam bola daging jambu yang pejal, yang pada model atom Thomson dianalogikan sebagai bola positif yang pejal. Model atom Thomson dapat digambarkan sebagai berikut:
Kelemahan:
Kelemahan model atom Thomson ini tidak dapat menjelaskan susunan muatan positif dan negatif dalam bola atom tersebut.
3. Teori Atom Rutherford
Rutherford bersama dua orang muridnya (Hans Geigerdan Erners Masreden) melakukan percobaan yang dikenal dengan hamburan sinar alfa (λ) terhadap lempeng tipis emas. Sebelumya telah ditemukan adanya partikel alfa, yaitu partikel yang bermuatan positif dan bergerak lurus, berdaya tembus besar sehingga dapat menembus lembaran tipis kertas. Percobaan tersebut sebenarnya bertujuan untuk menguji pendapat Thomson, yakni apakah atom itu betul-betul merupakan bola pejal yang positif yang bila dikenai partikel alfa akan dipantulkan atau dibelokkan. Dari pengamatan mereka, didapatkan fakta bahwa apabila partikel alfa ditembakkan pada lempeng emas yang sangat tipis, maka sebagian besar partikel alfa diteruskan (ada penyimpangan sudut kurang dari 1°), tetapi dari pengamatan Marsden diperoleh fakta bahwa satu diantara 20.000 partikel alfa akan membelok sudut 90° bahkan lebih.
Berdasarkan gejala-gejala yang terjadi, diperoleh beberapa kesipulan beberapa berikut:
1.Atom bukan merupakan bola pejal, karena hampir semua partikel alfa diteruskan
2.Jika lempeng emas tersebut dianggap sebagai satu lapisanatom-atom emas, maka didalam atom emas terdapat partikel yang sangat kecil yang bermuatan positif.
3.Partikel tersebut merupakan partikelyang menyusun suatu inti atom, berdasarkan fakta bahwa 1 dari 20.000 partikel alfa akan dibelokkan. Bila perbandingan 1:20.000 merupakan perbandingan diameter, maka didapatkan ukuran inti atom kira-kira 10.000 lebih kecil daripada ukuran atom keseluruhan.
Berdasarkan fakta-fakta yang didapatkan dari percobaan tersebut, Rutherford mengusulkan model atom yang dikenal dengan Model Atom Rutherford yang menyatakan bahwa Atom terdiri dari inti atom yang sangat kecil dan bermuatan positif, dikelilingi oleh elektron yang bermuatan negatif. Rutherford menduga bahwa didalam inti atom terdapat partikel netral yang berfungsi mengikat partikel-partikel positif agar tidak saling tolak menolak.
Model atom Rutherford dapat digambarkan sebagai beriukut:
Kelemahan:
Tidak dapat menjelaskan mengapa elektron tidak jatuh ke dalam inti atom.
4. Teori Atom Bohr
ada tahun 1913, pakar fisika Denmark bernama Neils Bohr memperbaiki kegagalan atom Rutherford melalui percobaannya tentang spektrum atom hidrogen. Percobaannya ini berhasil memberikan gambaran keadaan elektron dalam menempati daerah disekitar inti atom. Penjelasan Bohr tentang atom hidrogen melibatkan gabungan antara teori klasik dari Rutherford dan teori kuantum dari Planck, diungkapkan dengan empat postulat, sebagai berikut:
1.Hanya ada seperangkat orbit tertentu yang diperbolehkan bagi satu elektron dalam atom hidrogen. Orbit ini dikenal sebagai keadaan gerak stasioner (menetap) elektron dan merupakan lintasan melingkar disekeliling inti.
2.Selama elektron berada dalam lintasan stasioner, energi elektron tetap sehingga tidak ada energi dalam bentuk radiasi yang dipancarkan maupun diserap.
3.Elektron hanya dapat berpindah dari satu lintasan stasioner ke lintasan stasioner lain. Pada peralihan ini, sejumlah energi tertentu terlibat, besarnya sesuai dengan persamaan planck,
ΔE = hv.
4.Lintasan stasioner yang dibolehkan memilki besaran dengan sifat-sifat tertentu, terutama sifat yang disebut momentum sudut. Besarnya momentum sudut merupakan kelipatan dari h/2∏ atau nh/2∏, dengan n adalah bilangan bulat dan h tetapan planck.
Menurut model atom bohr, elektron-elektron mengelilingi inti pada lintasan-lintasan tertentu yang disebut kulit elektron atau tingkat energi. Tingkat energi paling rendah adalah kulit elektron yang terletak paling dalam, semakin keluar semakin besar nomor kulitnya dan semakin tinggi tingkat energinya.
Kelemahan:
Model atom ini tidak bisa menjelaskan spektrum warna dari atom berelektron banyak.
5. Teori Atom Modern
Model atom mekanika kuantum dikembangkan oleh Erwin Schrodinger (1926).Sebelum Erwin Schrodinger, seorang ahli dari Jerman Werner Heisenberg mengembangkan teori mekanika kuantum yang dikenal dengan prinsip ketidakpastian yaitu “Tidak mungkin dapat ditentukan kedudukan dan momentum suatu benda secara seksama pada saat bersamaan, yang dapat ditentukan adalah kebolehjadian menemukan elektron pada jarak tertentu dari inti atom”.
Daerah ruang di sekitar inti dengan kebolehjadian untuk mendapatkan elektron disebut orbital. Bentuk dan tingkat energi orbital dirumuskan oleh Erwin Schrodinger.Erwin Schrodinger memecahkan suatu persamaan untuk mendapatkan fungsi gelombang untuk menggambarkan batas kemungkinan ditemukannya elektron dalam tiga dimensi.
Persamaan Schrodinger
x,y dan z= Posisi dalam tiga dimensi
Y= Fungsi gelombang
m= massa
ђ= h/2p dimana h = konstanta plank dan p = 3,14
E= Energi total
V= Energi potensial
Model atom dengan orbital lintasan elektron ini disebut model atom modern atau model atom mekanika kuantum yang berlaku sampai saat ini, seperti terlihat pada gambar berikut ini.
Awan elektron disekitar inti menunjukan tempat kebolehjadian elektron. Orbital menggambarkan tingkat energi elektron. Orbital-orbital dengan tingkat energi yang sama atau hampir sama akan membentuk sub kulit. Beberapa sub kulit bergabung membentuk kulit.Dengan demikian kulit terdiri dari beberapa sub kulit dan subkulit terdiri dari beberapa orbital. Walaupun posisi kulitnya sama tetapi posisi orbitalnya belum tentu sama.
Ciri khas model atom mekanika gelombang
1.Gerakan elektron memiliki sifat gelombang, sehingga lintasannya (orbitnya) tidak stasioner seperti model Bohr, tetapi mengikuti penyelesaian kuadrat fungsi gelombang yang disebut orbital (bentuk tiga dimensi darikebolehjadian paling besar ditemukannya elektron dengan keadaan tertentu dalam suatu atom)
2.Bentuk dan ukuran orbital bergantung pada harga dari ketiga bilangan kuantumnya. (Elektron yang menempati orbital dinyatakan dalam bilangan kuantum tersebut)
3.Posisi elektron sejauh 0,529 Amstrong dari inti H menurut Bohr bukannya sesuatu yang pasti, tetapi bolehjadi merupakan peluang terbesar ditemukannya elektron.
Selasa, 08 Juni 2010
BERBAGAI JENIS MEDIA PEMBELAJARAN

OLEH : SAFRIZAL
Media pembelajaran banyak jenis dan macamnya. Dari yang palng sederhana dan murah hingga yang canggih dan mahal. Ada yang dapat dibuat oleh guru sendiri dan ada yang diproduksi pabrik. Ada yang sudah tersedia di lingkungan untuk langsung dimanfaatkan dan ada yang sengaja dirancang.
Berbagai sudut pandang untuk menggolongkan jenis-jenis media.
Rudy Bretz (1971) menggolongkan media berdasarkan tiga unsur pokok (suara, visual dan gerak):
1. Media audio
2. Media cetak
3. Media visual diam
4. Media visual gerak
5. Media audio semi gerak
6. Media visual semi gerak
7. Media audio visual diam
8. Media audio visual gerak
Anderson (1976) menggolongkan menjadi 10 media:
1. audio : Kaset audio, siaran radio, CD, telepon
2. cetak : Buku pelajaran, modul, brosur, leaflet, gambar
3. audio-cetak : Kaset audio yang dilengkapi bahan tertulis
4. proyeksi visual diam : Overhead transparansi (OHT), film bingkai (slide)
5. proyeksi audio visual diam : Film bingkai slide bersuara
6. visual gerak : Film bisu
7. audio visual gerak : Film gerak bersuara, Video/VCD, Televisi
8. obyek fisik : Benda nyata, model, spesimen
9. manusia dan lingkungan : Guru, pustakawan, laboran
10. komputer : CAI
Schramm (1985) menggolongkan media berdasarkan kompleksnya suara, yaitu: media kompleks (film, TV, Video/VCD,) dan media sederhana (slide, audio, transparansi, teks). Selain itu menggolongkan media berdasarkan jangkauannya, yaitu media masal (liputannya luas dan serentak / radio, televisi), media kelompok (liputannya seluas ruangan / kaset audio, video, OHP, slide, dll), media individual (untuk perorangan / buku teks, telepon, CAI).
Henrich, dkk menggolongkan:
1. media yang tidak diproyeksikan
2. media yang diproyeksikan
3. media audio
4. media video
5. media berbasis komputer
6. multi media kit.
Pada artikel ini, media akan diklasifikasikan menjadi media visual, media audio, dan media audio-visual.
A. MEDIA VISUAL
1. Media yang tidak diproyeksikan
a. Media realia adalah benda nyata. Benda tersebut tidak harus dihadirkan di ruang kelas, tetapi siswa dapat melihat langsung ke obyek. Kelebihan dari media realia ini adalah dapat memberikan pengalaman nyata kepada siswa. Misal untuk mempelajari keanekaragaman makhluk hidup, klasifikasi makhluk hidup, ekosistem, dan organ tanaman.
b. Model adalah benda tiruan dalam wujud tiga dimensi yang merupakan representasi atau pengganti dari benda yang sesungguhnya. Penggunaan model untuk mengatasi kendala tertentu sebagai pengganti realia. Misal untuk mempelajari sistem gerak, pencernaan, pernafasan, peredaran darah, sistem ekskresi, dan syaraf pada hewan.
c. Media grafis tergolong media visual yang menyalurkan pesan melalui simbol-simbol visual. Fungsi dari media grafis adalah menarik perhatian, memperjelas sajian pelajaran, dan mengilustrasikan suatu fakta atau konsep yang mudah terlupakan jika hanya dilakukan melalui penjelasan verbal. Jenis-jenis media grafis adalah:
1) gambar / foto: paling umum digunakan
2) sketsa: gambar sederhana atau draft kasar yang melukiskan bagian pokok tanpa detail. Dengan sketsa dapat menarik perhatian siswa, menghindarkan verbalisme, dan memperjelas pesan.
3) diagram / skema: gambar sederhana yang menggunakan garis dan simbol untuk menggambarkan struktur dari obyek tertentu secara garis besar. Misal untuk mempelajari organisasi kehidupan dari sel samapai organisme.
4) bagan / chart : menyajikan ide atau konsep yang sulit sehingga lebih mudah dicerna siswa. Selain itu bagan mampu memberikan ringkasan butir-butir penting dari penyajian. Dalam bagan sering dijumpai bentuk grafis lain, seperti: gambar, diagram, kartun, atau lambang verbal.
5) grafik: gambar sederhana yang menggunakan garis, titik, simbol verbal atau bentuk tertentu yang menggambarkan data kuantitatif. Misal untuk mempelajari pertumbuhan.
2. Media proyeksi
1. Transparansi OHP merupakan alat bantu mengajar tatap muka sejati, sebab tata letak ruang kelas tetap seperti biasa, guru dapat bertatap muka dengan siswa (tanpa harus membelakangi siswa). Perangkat media transparansi meliputi perangkat lunak (Overhead transparancy / OHT) dan perangkat keras (Overhead projector / OHP). Teknik pembuatan media transparansi, yaitu:
- Mengambil dari bahan cetak dengan teknik tertentu
- Membuat sendiri secara manual
2. Film bingkai / slide adalah film transparan yang umumnya berukuran 35 mm dan diberi bingkai 2X2 inci. Dalam satu paket berisi beberapa film bingkai yang terpisah satu sama lain. Manfaat film bingkai hampir sama dengan transparansi OHP, hanya kualitas visual yang dihasilkan lebih bagus. Sedangkan kelemahannya adalah beaya produksi dan peralatan lebih mahal serta kurang praktis. Untuk menyajikan dibutuhkan proyektor slide.
B. MEDIA AUDIO
1. Radio
Radio merupakan perlengkapan elektronik yang dapat digunakan untuk mendengarkan berita yang bagus dan aktual, dapat mengetahui beberapa kejadian dan peristiwa-peristiwa penting dan baru, masalah-masalah kehidupan dan sebagainya. Radio dapat digunakan sebagai media pembelajaran yang cukup efektif.
2. Kaset-audio
Yang dibahas disini khusus kaset audio yang sering digunakan di sekolah. Keuntungannya adalah merupakan media yang ekonomis karena biaya pengadaan dan perawatan murah.
C. MEDIA AUDIO-VISUAL
1. Media video
Merupakan salah satu jenis media audio visual, selain film. Yang banyak dikembangkan untuk keperluan pembelajaran, biasa dikemas dalam bentuk VCD.
2. Media komputer
Media ini memiliki semua kelebihan yang dimiliki oleh media lain. Selain mampu menampilkan teks, gerak, suara dan gambar, komputer juga dapat digunakan secara interaktif, bukan hanya searah. Bahkan komputer yang disambung dengan internet dapat memberikan keleluasaan belajar menembus ruang dan waktu serta menyediakan sumber belajar yang hampir tanpa batas.
Jumat, 21 Mei 2010
BLANGKEJEREN
Disiplin PNS Masih Rendah
BLANGKEJEREN- Bupati Gayo Lues, H Ibnu Hasim mengatakan, disiplin dan kinerja para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di jajarannya masih rendah. hal itu dikatakan Ibnu Hasim pada acara penyerahan SK untuk 470 PNS baru di halaman kantor bupati setempat, Senin (17/5).
Disebutkan jumlah PNS baru yang akan mendapatkan SK tersebut sebanyak 470 orang. Dengan rincian formasi umum tahun 2009 sebanyak 360 orang, formasi honorer sebanyak 86 orang, formasi khusus 8 orang dan jalur Sekretaris desa (Sekdes) 16 orang.
Dikatakannya, selama ini dsiplin para pegawai di Gayo Lues sangat rendah. Karena itu, dia berharap agar para pegawai baru dan para pegawai yang lainnya agar meningkatkan kedisiplinan, sehingga akan meningkatkan kinerja masing-masing. “PNS harus menjadi contoh yang baik di tenggah-tenggah masyarakat, jangan jadikan SK PNS tersebut menjadi bumerang, akan tetapi jadikan sebagai alat penerang,”sebutnya.
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Gayo Lues, melalui sekretaris, Dedi M Yasim menyebutkan, kepada CPNS yang tak hadir juga akan diberikan SK untuk kesempatan selanjutnya.
http://serambinews.com/news/view/30942/disiplin-pns-masih-rendah
BLANGKEJEREN- Bupati Gayo Lues, H Ibnu Hasim mengatakan, disiplin dan kinerja para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di jajarannya masih rendah. hal itu dikatakan Ibnu Hasim pada acara penyerahan SK untuk 470 PNS baru di halaman kantor bupati setempat, Senin (17/5).
Disebutkan jumlah PNS baru yang akan mendapatkan SK tersebut sebanyak 470 orang. Dengan rincian formasi umum tahun 2009 sebanyak 360 orang, formasi honorer sebanyak 86 orang, formasi khusus 8 orang dan jalur Sekretaris desa (Sekdes) 16 orang.
Dikatakannya, selama ini dsiplin para pegawai di Gayo Lues sangat rendah. Karena itu, dia berharap agar para pegawai baru dan para pegawai yang lainnya agar meningkatkan kedisiplinan, sehingga akan meningkatkan kinerja masing-masing. “PNS harus menjadi contoh yang baik di tenggah-tenggah masyarakat, jangan jadikan SK PNS tersebut menjadi bumerang, akan tetapi jadikan sebagai alat penerang,”sebutnya.
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Gayo Lues, melalui sekretaris, Dedi M Yasim menyebutkan, kepada CPNS yang tak hadir juga akan diberikan SK untuk kesempatan selanjutnya.
http://serambinews.com/news/view/30942/disiplin-pns-masih-rendah
SINGKIL
Penderita Borok di Singkil Peroleh Santunan
SINGKIL - Warga Kota Baharu, Kabupaten Aceh Singkil yang dijangkiti penyakit borok bernanah yang dalam pemeriksaan awal diduga sebagai penyakit frambusia (puru), mendapat santunan dari perusahan perkebunan kelapa sawit, PT Nafasindo. Penyerahan santunan berupa uang dilakukan Jasmar, Wakil Humas PT Nafasindo, Senin (17/5) pada penderita puru yang kini dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aceh Singkil di Gunung Meriah.
Jasmar mengatakan, santunan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahan terhadap penderitaan warga sekitar. Namun, Jasmar tidak mau menyebutkan berapa jumlah santunan diberikan itu. Hanya saja ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban keluarga para penderita.
Pasien borok yang mendapat santunan itu antara lain, Siti Mewah, Karmana, Pukak Kedek, Sarni, Nurma dan Sukak. Sebagaimana diketahui belasan warga Kota Baharu diserang penyaki kulit yang semula diduga ulkus (borok bernanah) dan kemudian setelah turun Tim Surveillance Dinas Kesehatan Provinsi Aceh, dugaan bergeser menjadi suspect frambusia, yang dalam bahasa Aceh disebut pathek atau puru.
Sementara itu, kepastian jenis penyakit yang juga menyerang warga Longkib, Subulussalam hingga kini masih belum diketahui. Pihak dinas kesehatan setempat yang dikonfirmasi hal itu juga mengaku masih menunggu hasil pemeriksaan laborotarium. Penderita penyakit tersebut telah dirawat lebih dari dua pekan di RSUD Aceh Singkil. Beberapa pasien mengaku sudah mulai jenuh berobat, padahal penyakit ini proses penyembuhannya butuh waktu cukup lama. “Penyakit dapat disembuhkan, tinggal kesabaran dari pasien, sebab penyakit yang dideritanya tidak bisa sembuh secara cepat,” kata dokter Iman Tim Surveillance Dinas Kesehatan Aceh saat turun ke Aceh Singkil.
SINGKIL - Warga Kota Baharu, Kabupaten Aceh Singkil yang dijangkiti penyakit borok bernanah yang dalam pemeriksaan awal diduga sebagai penyakit frambusia (puru), mendapat santunan dari perusahan perkebunan kelapa sawit, PT Nafasindo. Penyerahan santunan berupa uang dilakukan Jasmar, Wakil Humas PT Nafasindo, Senin (17/5) pada penderita puru yang kini dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aceh Singkil di Gunung Meriah.
Jasmar mengatakan, santunan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahan terhadap penderitaan warga sekitar. Namun, Jasmar tidak mau menyebutkan berapa jumlah santunan diberikan itu. Hanya saja ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban keluarga para penderita.
Pasien borok yang mendapat santunan itu antara lain, Siti Mewah, Karmana, Pukak Kedek, Sarni, Nurma dan Sukak. Sebagaimana diketahui belasan warga Kota Baharu diserang penyaki kulit yang semula diduga ulkus (borok bernanah) dan kemudian setelah turun Tim Surveillance Dinas Kesehatan Provinsi Aceh, dugaan bergeser menjadi suspect frambusia, yang dalam bahasa Aceh disebut pathek atau puru.
Sementara itu, kepastian jenis penyakit yang juga menyerang warga Longkib, Subulussalam hingga kini masih belum diketahui. Pihak dinas kesehatan setempat yang dikonfirmasi hal itu juga mengaku masih menunggu hasil pemeriksaan laborotarium. Penderita penyakit tersebut telah dirawat lebih dari dua pekan di RSUD Aceh Singkil. Beberapa pasien mengaku sudah mulai jenuh berobat, padahal penyakit ini proses penyembuhannya butuh waktu cukup lama. “Penyakit dapat disembuhkan, tinggal kesabaran dari pasien, sebab penyakit yang dideritanya tidak bisa sembuh secara cepat,” kata dokter Iman Tim Surveillance Dinas Kesehatan Aceh saat turun ke Aceh Singkil.
MEULABOH
Pejabat Pemkab Aceh Barat Jadi Tersangka
MEULABOH - Mantan Kabag Umum Setdakab Aceh Barat, Meurah Ali SSos (sekarang menjabat Kepala Dinas Pengelola Keuangan dan Kekayaan Daerah) dan seorang penghubung, Razali, resmi ditetapkan tersangka oleh Kejaksaan Negeri Meulaboh dalam kasus mark-up (pengelembungan) harga sewa mes Pemkab di Jakarta tahun 2007 lalu. Jaksa menemukan kerugian negera sebesar Rp 100 juta dan tidak tertutup kemungkinan bakal ada tersangka lainnya.
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Meulaboh, Syamsul Bahri SH menjawab Serambi, Rabu (19/5) membenarkan telah menetapkan tersangka dalam kasus sewa mes Pemkab pekan lalu. “Ada dua yang jadi tersangka dan kasus ini terus didalami dan tidak tertutup kemungkinan akan ada tersangka lain,” ujarnya.
Dikatakannya, tersangka yang ditetapkan itu adalah Meurah Ali, mantan Kabag Umum Setdakab Aceh Barat dan penghubung di Jakarta, Razali (sekarang menjabat penjaga mes Pemkab di Jakarta) selaku yang mencari mes waktu itu. Dan dari hasil pengusutan ditemukan kerugian negara sebesar Rp 100 juta dari Rp 230 juta dibiayai dana APBK 2007 membayar mes Pemkab.
Seperti diberitakan, mantan Kabag Umum Pemkab, Meurah Ali diduga telah mengelapkan uang dengan memark-up harga dari Rp 130 juta menjadi Rp 230 juta. Namun temuan itu dibantah Meurah Ali yang tak lain waktu itu menjabat Kepala Inspektorat yang menyatakan bahwa itu ulah dari penghubung dan sekarang uang itu sudah berhasil ditarik dari Razali.
Uang sebesar Rp 100 juta sudah distor ke kas Pemkab Aceh Barat. Dan temuan itu dibeberkan anggota DPRK Aceh Barat, Ramli yang mengatakan bahwa uang dibayar ke pemilik rumah di Jakarta Rp 130 juta, akan tetapi dalam perjanjian ditandatangi mantan Asisten III Pemkab, Kaharuddin S sebesar Rp 230 juta dan diduga uang lebih ini dibagi-bagi sehingga kasus ini berujung pada proses hukum.
MEULABOH - Mantan Kabag Umum Setdakab Aceh Barat, Meurah Ali SSos (sekarang menjabat Kepala Dinas Pengelola Keuangan dan Kekayaan Daerah) dan seorang penghubung, Razali, resmi ditetapkan tersangka oleh Kejaksaan Negeri Meulaboh dalam kasus mark-up (pengelembungan) harga sewa mes Pemkab di Jakarta tahun 2007 lalu. Jaksa menemukan kerugian negera sebesar Rp 100 juta dan tidak tertutup kemungkinan bakal ada tersangka lainnya.
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Meulaboh, Syamsul Bahri SH menjawab Serambi, Rabu (19/5) membenarkan telah menetapkan tersangka dalam kasus sewa mes Pemkab pekan lalu. “Ada dua yang jadi tersangka dan kasus ini terus didalami dan tidak tertutup kemungkinan akan ada tersangka lain,” ujarnya.
Dikatakannya, tersangka yang ditetapkan itu adalah Meurah Ali, mantan Kabag Umum Setdakab Aceh Barat dan penghubung di Jakarta, Razali (sekarang menjabat penjaga mes Pemkab di Jakarta) selaku yang mencari mes waktu itu. Dan dari hasil pengusutan ditemukan kerugian negara sebesar Rp 100 juta dari Rp 230 juta dibiayai dana APBK 2007 membayar mes Pemkab.
Seperti diberitakan, mantan Kabag Umum Pemkab, Meurah Ali diduga telah mengelapkan uang dengan memark-up harga dari Rp 130 juta menjadi Rp 230 juta. Namun temuan itu dibantah Meurah Ali yang tak lain waktu itu menjabat Kepala Inspektorat yang menyatakan bahwa itu ulah dari penghubung dan sekarang uang itu sudah berhasil ditarik dari Razali.
Uang sebesar Rp 100 juta sudah distor ke kas Pemkab Aceh Barat. Dan temuan itu dibeberkan anggota DPRK Aceh Barat, Ramli yang mengatakan bahwa uang dibayar ke pemilik rumah di Jakarta Rp 130 juta, akan tetapi dalam perjanjian ditandatangi mantan Asisten III Pemkab, Kaharuddin S sebesar Rp 230 juta dan diduga uang lebih ini dibagi-bagi sehingga kasus ini berujung pada proses hukum.
Langganan:
Postingan (Atom)