Senin, 30 Agustus 2010

Gurukah Orang Tua?


SEKOLAH pertama bagi anak adalah rumah dan guru pertama mereka adalah orang tua, orang tua memiliki peran penting dalam pendidikan anak, berperan bukan hanya sekedar mengajar (ta’lim) tetapi juga mendidik (tarbiyah), semua orang tua menginginkan anaknya menjadi anak yang pintar, berilmu pengetahuan, dan bermoral. Orang tua memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk moralitas anak. Linda dan Richard Eyre (1993) menyatakan, nilai moral adalah standar perbuatan dan sikap yang menentukan siapa kita, bagaimana kita hidup dan memperlakukan orang lain. Nilai yang baik bisa menjadikan orang lebih baik, hidup lebih baik, dan memperlakukan orang lain secara lebih baik. Adapun yang dimaksud dengan moralitas adalah perilaku yang diyakini banyak orang sebagai benar dan sudah terbukti tidak menyusahkan orang lain, bahkan sebaliknya akan menyenangkan orang lain.

Kasus perzinahan atau mesum yang terjadi di Aceh, tidak terlepas dari peran orang tua dalam mendidik anaknya, kontrol orang tua terhadap anaknya masih sangat krisis, karena orang tua sekarang sudah terlanjur percaya pada anaknya yang tidak akan berbuat semena-mena. Misalnya, dalam hal kecil sering kita mendengar pesan orang tua pada anak perempuannya ketika dijemput oleh laki-laki (pacarnya) ke rumah; “Kamat abang beukong nyak nget bek reut” (peluk abang yang kuat biar tidak jatuh dari motor), dari sini orang tua sudah mengajarkan hal yang dianggap biasa tetapi merisihkan masyarakat banyak yang melihat generasi muda di jalan-jalan berboncengan dengan tidak sewajarnya (mungkin pesan orangtuanya biar tidak jatuh dari motor, peluklah yang erat).

Masyarakat akan menilai jika anaknya baik, pasti pendidikan yang ditularkan orang tuanya baik, sebaliknya jika moralitas anak hancur, pasti pendidikan yang tidak beres dari orang tuanya, masyarakat kita sangat familiar dengan kata pepatah Aceh, “Lage U meunan minyeuk, kiban ku meunan aneuk” maksud dari pepatah Aceh tersebut bisa diartikan: “buah jatuh tidak jauh dari pohonnya”, ketika ada anak yang berbuat salah pasti orang akan bertanya, “anak siapa dia”?, begitupula jika ada anak yang berbuat baik dan membanggakan, pasti juga orang akan bertanya, “anak siapa dia?” Begitulah pentingnya peran orang tua bagi si anak.

Namun kesalahan anak tidak sepenuhnya keselahan orang tua, banyak orang tua yang telah mendidik dengan susah payah, tetapi anaknya tidak seperti yang diharapkan, banyak yang orang tuanya baik, tetapi anaknya jahat, orang tuanya kiayi anaknya penjahat. Selain orang tua faktor lingkungan dan sekolah sangat berperan penting dalam pendidikan anak, sebut saja lingkungan sekarang yang sudah dipengaruhi oleh pengaruh global dengan teknologi canggih, akan sangat berdampak pada dua sisi perkembangan anak, negatif dan positif, yang harus diwaspadai orang tua adalah pengaruh lingkungan dari segi negatif. Ada dua cara yang bisa dilakukan orang tua dalam mengontrol anaknya dari pengaruh lingkungan, yaitu dengan cara mengontrol dari luar (eksternal) dan dari dalam (internal), saya heran dengan banyaknya anak-anak Sekolah Dasar yang sudah menggunakan handphone canggih yang bisa langsung mengakses internet, padahal belum saatnya mereka pergunakan, kadang orang tua tidak sadar dengan bahaya tersebut. Dengan mengontrol dari luar, orang tua bisa mengawasi setiap aktivitas sang anak dan mengetahui apa yang dilakukan anaknya atau aktivitas mereka setiap hari, membatasi setiap keperluan yang belum sepatutnya mereka pergunakan, namun itu saja tidak bisa membentangi anak dari pengaruh negatif luar. Orang tua bisa mengawasi gerak-gerik mereka setiap saat, namun kesempatan tetap akan ada buat anak untuk dicuri atau mencuri kesempatan dalam kesempitan, yang sangat penting adalah membentengi anak dari pengaruh lingkungan dengan cara kedua, yaitu melalui cara internal, membentengi mereka dengan moralitas dan spiritualitas, kenalkan mereka pada Tuhannya, pada siapa yang telah menciptakannya dan mengatur hidupnya, bentengi mereka dengan ilmu pengetahuan, akidah dan akhlak yang baik sehingga betapapun gejolak yang hadir di sekelilingnya akan mampu dibentengi sang anak.

Peran orang tua juga harus sampai pada pendidikan anak di sekolah, orang tua tidak hanya lepas tangan dengan sekadar menyerahkan anaknya ke sekolah, namun tidak pernah mengevaluasi bagaimana perkembangan mereka di sekolah, bagaimana moralitas mereka di sekolah, penting bagi orang tua untuk berkomunikasi dengan guru tentang perkembangan anaknya di sekolah, tetapi yang menganehkan sekarang, orang tua hanya mendatangi guru ketika anaknya sedang bermasalah atau tidak naik kelas, apalagi datang dengan memaki-maki guru, menganggap semuanya kesalahan guru dan merasa anaknya yang paling benar.

Orang tua mesti membangun kerjasama dengan pihak sekolah, demikian sebaliknya, sehingga dari kerjasama tersebut anak mendapat ruang yang cukup luas untuk mengembangkan dirinya. Akhirnya dapat disimpulkan bahwa pendidikan anak yang berhasil, bukan saja karena keaktifan anak sebagai peserta didik, para pendidik, sarana prasarana, dukungan pemerintah melalui kebijakan dan peraturan, tetapi juga peran orang tua dalam keluarga.

Akar pendidikan anak adalah keluarga, jalan menuju surga adalah keluarga, implementasi syariat Islam di Aceh juga faktor keluarga. Semua bermuara pada keluarga, dan orang yang paling berpengaruh dalam keluarga adalah orang tua. Dengan adanya orang tua yang cerdas, mengusung moralitas, dan berjiwa sosial, tentu akan lahir generasi Aceh yang cerdas pikiran dan cerdas nurani, Aceh akan benar-benar menjadi baldathun thayyibatun wa rabbun ghafur. Amin.

* Zamzami adalah mahasiswa TEN Fak. Tarbiyah IAIN Ar-Raniry.

Sepuluh Organisasi Surati Wali Kota


SUBULUSSALAM - Aksi permainan judi toto gelap (Togel) dan Kim hingga kini dilaporkan masih marak di Kota Subulussalam dan sekitarnya hingga sangat meresahkan masyarakat. Terkait dengan itu, sebanyak sepuluh organisasi melalui Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Berkah Subulussalam, Kamis (26/8) melayangkan surat kepada Wali Kota Subulussalam guna mendesak pemberantasan togel di sana. Dalam surat bernomor LSM/BS/K-S/0026/2010 tanggal 26 Agustus 2010 itu, LSM Berkah yang didukung sepuluh organisasi masyarakat mendesak pemerintah mengambil tindakan tegas terhadap dalang judi togel tersebut. Kesepuluh organisasi tersebut masing-masing, LSM Komnas, LSM Belia, Ponpes Al-Ikhlas, Perwiridan Annisa At-taubah, Perwiridan Hasanah, Perwiridan Attaubah, perwiridan suka makmur, pengajian kasih Ibu, perwiridan al-hidayah dan organisasi pemuda suka dame.

Masyarakat mengaku resah utamanya para kaum ibu dan mendesak semua pihak yang berwenang agar bertindak memberantasnya. Pasalnya, tindakan pelanggaran hukum yang bukan rahasia lagi dikabarkan semakin merajalela di Subulussalam. Bahkan, menurut warga kegiatan perjudian dengan cara bermain dalam uji nasib melalui tebak angka-angka itu juga marak meskipun dalam suasana bulan ramadhan ini. “Bulan suci ramadhan yang smestinya memperbanyak amal dan ibadah tetapi nampaknya dikotori oleh maraknya judi togel dan kim,” tulis Syahril Tinambunan, Ketua LSM Berkah Kecuali itu, Syahril dalam suratnya juga menilai semakin pudarnya keimanan umat islam hingga menutup mata hati dengan membiarkan masih beroperasinya togel maski di bulan puasa. Karena itu, LSM berkah yang didukung berbagai organisasi baik pemuda hingga perwiridan, mendesak pemerintah dan aparat kepolisian melakukan tindakan tegas terhadap pelaku judi togel. Warga berharap agar laporan tersebut segera ditindaklanjuti dengan mengadakan pemberantasan seperti razia.

Surat yang kopian-nya dikirim kepada Serambi ditembuskan kepada Kapolda Aceh, Gubernur Aceh, Kapolres Aceh Singkil, Ketua DPRK Subulussalam, Ketua MPU Kota Subulussalam dan kepala Sat Pol PP Kota Subulussalam. Sebagai bukti masih maraknya togel dan kim di Subulussalam, LSM berkah turut melampirkan bukti poto kopi kupon togel dan kim yang mereka dapatkan dari pembeli yang ingin berhenti.” Karena satu-satunya cara mengobati kecanduan pelaku togel harus dihentikan,” tulis Syahril Seperti sering diberitakan maraknya judi togel di Subulussalam sangat meresahkan masyarakt. Bahkan, Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Subulussalam pernah melayangkan surat serupa kepada wali kota setempat meminta untuk mengambil langkah pembersihan. Surat bernomor 224.4/15/2010 tanggal 8 April 2010 tentang penyakit masyarakat (pekat) tersebut meminta keseriusan Wali Kota Subulussalam dan pihak berwenang untuk membersihkan praktek-praktek maksiat yang terus terjadi di sana.

Selain itu, aparat Polisi Militer (POM) dari Subdenpom Kota Subulussalam pernah beberapakali melakukan penangkapan terhadap pelaku togel di daerah tersebut. Para pelaku yang tertangkap diserahkan ke pihak Wilayatul Hisbah (WH) untuk menjalani proses hukum yang berlaku. Namun, aksi tersebut masih terus merambah bagai jamur dimusim hujan. “Kalau memberantas togel, jangan yang ditangkap tukang tulis aja, tapi ringkus sekalian bandar besar, baru bisa berhenti,” cetus warga yang tak mau disebutkan namanya. Di sisi lain, kegiatan perjudian dengan cara bermain dalam uji nasib melalui tebak angka-angka itu telah merusak tatanan sosial masyarakat. Sebab para pelakunya bukan hanya kalangan kaum pria tapi telah merambah hingga pada kaum wanita bahkan kalangan remaja yang “bermimpi” mendadak kaya. Sejumlah warga mengatakan, praktek judi togel ini berdampak besar terhadap perekonomian masyarakat di Subulussalam.(kh)

Subulussalam Berpotensi Jadi Daerah Agroindustri


SUBULUSSALAM - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Aceh, Ir Iskandar MSc menilai Kota Subulussalam sangat berpotensi menjadi kawasan agroindustri. Karena didukung oleh perkebunan kelapa sawit yang begitu luas di daerah tersebut. Pernyataan itu disampaikan pada acara pertemuan dengan Wakil Wali Kota dan kepala SKPD Kota Subulussalam dalam rangka singkronisasi program, Minggu (29/8) di Gedung Serbaguna Sekdakot Subulussalam

Menurut Iskandar, luasnya hamparan perkebunan kelapa sawit baik milik perusahaan swasta maupun masyarakat akan mendukung daerah ini menjadi kawasan agroindustri. Apalagi, Subulussalam juga sebagai daerah transit yang sangat berpeluang menjadi pusat perdagangan. Selain itu, Pemko Subulussalam juga telah merencanakan pembangunan pabrik minyak goreng (migor) yang diharapkan akan mampu memenuhi kebutuhan bagi masyarakat Aceh di wilayah Pantai Barat Selatan.”Jadi, peluang Subulussalam sangat besar karena selain sebagai daerah transit juga didukung oleh perkebunan kelapa sawit,” kata Iskandar.

Meskipun demikian, Iskandar mengatakan bahwa langkah yang paling penting adalah membangun sarana-sarana jalan baik nasional, provinsi maupun jalan-jalan kabupaten serta akses menuju pertanian. Ini, kata Iskandar merupakan kunci sehingga hasil pertanian dan perkebunan masyarakat dapat diangkut dengan mudah. Selain itu, kata lanjut Iskandar, pemerintah juga mesti memikirkan bagaimana menghubungkan antar kabupaten seperti Subulussalam dengan Aceh Tenggara atau Trangon dengan Aceh Barat Daya. Dengan demikian, terjadi akses antar kabupaten di Aceh baik pantai barat, tengah serta timur utara.

Lantaran itu, Iskandar mengatakan pihaknya akan bekerjasama secara baik dengan pemerintah kabupaten/kota guna menuntaskan pembangunan sarana jalan di daerah. Di Subulussalam sendiri, Iskandar menyinggung rencana pembangunan jalan Gelombang-Muara Situlen yang akan menghubungkan Kota Subulussalam dengan Kabupaten Aceh Tenggara.

Namun untuk mewujudkan sejumlah program pembangunan, Iskandar mengakui pentingnya singkronisasi antara provinsi dengan kabupaten/kota. Tujuannya, ujar Iskandar, agar tidak terjadi tumpang tindih atau duplikat program. Selama ini, lanjut dia, terjadi problem dibalik program seperti pembangunan sekolah, sering kali pemerintah hanya memikirkan bangunan tanpa pernah memperhitungkan tenaga pendidik yang akan mengajar di sekolah tersebut. Akibatnya, terjadi problem dibalik program pembangunan.

Kondisi tersebut diakui akibat tidak singkronnya perencanaan antara provinsi dengan kabupaten/kota. Selain itu juga disebabkan kurang optimalnya konstribusi (dukungan) kabupaten/kota pada provinsi maupun sebaliknya serta belum singkronnya rencana pembvangunan baik vertical (antar provinsi/kabupaten) maupun antar sector. Sebab itui, dalam kegiatan kemarin, selain sharing dengan kepala SKPD Kota Subulussalam, tim Bappeda turut melakukan peninjauan ke lapangan.

Sementara Wakil Wali Kota Subulussalam, Affan Alfian Bintang SE kepada wartawan mengatakan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah konsep guna mewujudkan daerah ini menjadi kawasan agroindustri. Salah satu program yang telah dilakukan adalah pembangunan pabrik minyak goreng. Affan yakin, keberadaan pabrik minyak goreng di Subulussalam akan mendorong peningkatan ekonomi masyarakat. Selain itu, masyarakat juga dapat membeli minyak goreng dengan harga terjangkau karena pabrik yang dikelola oleh swasta tersebut nantinya tidak terbebani ongkos dari medan.”Jadi, kita berharap nanti untuk produk minyak goreng Subulussalam dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Aceh Pantai barat Selatan,” tandas Affan.(kh)

Sabtu, 10 Juli 2010

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Sekolah : SMA N.1 SULTAN DAULAT JAMBI BARU
Mata pelajaran : KIMIA
Kelas / semester : X / 1
Materi pokok : Perkembangan Model Atom
Metode : Diskusi / Ceramah
Pendekatan : Keterampilan proses
Alokasi Waktu : 8 jam pelajaran

Standar kompetensi :Menganalisa berbagai model atom dan penemunya, dan eksperimen-eksperimen yang telah dilakukan dalam perkembangan ilmu kimia
Kompetensi dasar :Mendeskripsikan perkembangan teori atom
Indikator :
•Mendeskripsikan karakteristik teori atom Dalton, Thomson, Rutherford, Niels Bohr, dan mekanika kuantum
•Menjelaskan eksperimen Rutherford dan penerapannya dalam struktur atom
•Menjelaskan partikel dasar penyusun atom dan ciri-cirinya berdasarkan eksperimen penemunya
Materi pembelajaran : Teori Atom Dalton, Thomson, Rutherford, Niels Bohr, dan mekanika kuantum
Kegiatan pembelajaran :
•Membuat dan menjelaskan model teori atom Dalton, Thomson, Rutherford, Niels Bohr, berdasarkan kajian literatur secara kelompok
•Mendiskusikan jumlah proton, neutron, dan elektron suatu unsur berdasarkan nomor atom dan nomor massanya dan sebaliknya
•Mendiskusikan pemecahan masalah elektron valensi suatu unsur berdasarkan konfigurasi elektronnya

Media pempelajaran :
• Sumber Buku : Kimia yang relevan
• Bahan : lembar kerja
• Alat : media presentasi
Skenario pembelajaran
1.Pendahuluan
Motivasi dan prasyarat
Menerima informasi tentang pengertian atom dan model atom
Menerima informasi tentang kelemahan model atom Bohr
2.Kegiatan inti
Diskusi informasi tentang atom dan model atom
Diskusi tentang eksperimen-ekperimen dari model atom
3.Penutup
Memberi soal latihan
Memberi tugas kurikuler
Penilaian hasil produk :
•Jenis tagihan : tugas Individu dan kelompok
•Bentuk instrumen : uraian bebas


Mengetahui,
Kepala SMA Negeri I Guru Mata Pelajaran
............... . …………………….

Teori Atom Mekanika Kuantum


Hipotesis Planck :Oleh safrizal
Pancaran atau penyerapan energi oleh benda tidak berlangsung secara kontinyu melainkan bersifat diskrit, berupa paket-paket energi yang dinamakan kuantum, yang besarnya bergantung pada frekuensi.
E = h.v
Dapat disimpulkan bahwa kuantum adalah ‘atomnya’ dari energi
Bukti Teori Mekanika Kuantum : Efek Fotolistrik oleh Einstein (1905)
Model atom mekanika kuantum dikembangkan oleh Erwin Schrodinger (1926). Sebelum Erwin Schrodinger, seorang ahli dari Jerman Werner Heisenberg mengembangkan teori mekanika kuantum yang dikenal dengan Prinsip Ketidakpastian yaitu “Tidak mungkin dapat ditentukan kedudukan dan momentum suatu benda secara seksama pada saat bersamaan, yang dapat ditentukan adalah kebolehjadian menemukan elektron pada jarak tertentu dari inti atom”.

Prinsip Ketidakpastian Heisenberg
Model atom mekanika gelombang dikembangkan oleh Erwin Schrodinger (1926). Dalam teori ini, elektron diperlakukan sebagai partikel dan gelombang. Hasilnya adalah persamaan gelombang Schrodinger, suatu pernyataan matematik yang menggambarkan perilaku dari seluruh elektron sampai batas-batas yang dibolehkan dalam prinsip ketidakpastian Heisenberg.
Penyelesaian terhadap persamaan gelombang Schrodinger adalah bilangan kuantum magnetik (m), azimut (l), dan utama (n).

Bilangan Kuantum

Teori atom mekanika kuantum merupakan penyempurnaan dari teori atom Neils Bohr. Dalam teori atom mekanika kuantum dikenal bilangan kuantum yang diklasifikasikan berdasarkan tingkat energinya. Bilangan kuantum tersebut adalah :
1.Bilangan Kuantum utama (n), menunjukan tingkat energi pada kulit utama yaitu ; K, L ,M, N dst.
2.Bilangan Kuantum Azimut (l), menunjukan tingkat energi pada sub kulit yaitu; s, p, d, f. nilai l dihitung dari n-1 sampai 0
3.Bilangan Kuantum magnetik (m), menunjukan energi pada orbital yaitu nilai m yang memenuhi -l sampai +l
4.Bilangan kuantum spin(s), menunjukan arah perputaran elektron. apabila elektro berputar keatas maka s adalah +1/2, elektron berputar kebawah maka s adalah -1/2.
Dengan memahami keempat bilangan kuantum maka kita, dapat menentukan letak elektron pada kulit, sub kulit, orbital ataupun arah perputaran elektronnya.

Dari gambar model atom di atas menunjukan bahwa, dalam atom terdapat inti atom yang terdiri dari proton dan neutron. sedangkan elektron mengelilingi inti atom pada kulit tertentu yang disebut kulit atom. dalam kulit atom terdapat masing-masing tingkat energi seperti yang dijelaskan pada bilangan kuantum

Model Atom Teori tentang atom dikemukakan oleh beberapa ahli berdasarkan perkembangan teori atom yaitu :
1.John Dalton, mengemukakan bahwa atom adalah bagian terkecil dari materi yang tidak dapat dibagi lagi. Dimana teori ini merupakan teori atom pertama yang dikemukakan berdasarkan penelitian ilmiah.
2.JJ. Thomson, mengemukakan bahwa atom adalah sebuah bola pejal bermuatan positif dan elektron mengelilingi inti atom seperti kismis pada roti kismis. shingga teori atom ini biasa dikenal dengan istilah teori atom roti kismis.Thomson juga menjabarkan bahwa dalam atom terdapat proton dan elektron
3.Neils Bohr, mengemukakan bahwa atom terdiri dari inti atom yang bermuatan positif dan elektron mengelilingi inti pada lintasan tertentu yang disebut kulit atom. Inti atom terdiri dari proton dan neutron. teori atom ini kemudian disempurnakan oleh teori atom mekanika kuatum
Perkembangan Teori Atom


1. Teori Atom John Dalton

Pada tahun 1803, John Dalton mengemukakan mengemukakan pendapatnaya tentang atom. Teori atom Dalton didasarkan pada dua hukum, yaitu hukum kekekalan massa (hukum Lavoisier) dan hukum susunan tetap (hukum prouts). Lavosier mennyatakan bahwa “Massa total zat-zat sebelum reaksi akan selalu sama dengan massa total zat-zat hasil reaksi”. Sedangkan Prouts menyatakan bahwa “Perbandingan massa unsur-unsur dalam suatu senyawa selalu tetap”. Dari kedua hukum tersebut Dalton mengemukakan pendapatnya tentang atom sebagai berikut:
1.Atom merupakan bagian terkecil dari materi yang sudah tidak dapat dibagi lagi
2.Atom digambarkan sebagai bola pejal yang sangat kecil, suatu unsur memiliki atom-atom yang identik dan berbeda untuk unsur yang berbeda
3.Atom-atom bergabung membentuk senyawa dengan perbandingan bilangan bulat dan sederhana. Misalnya air terdiri atom-atom hidrogen dan atom-atom oksigen
4.Reaksi kimia merupakan pemisahan atau penggabungan atau penyusunan kembali dari atom-atom, sehingga atom tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan.
Hipotesa Dalton digambarkan dengan model atom sebagai bola pejal seperti pada tolak peluru. Seperti gambar berikut ini:

Kelemahan:
Teori dalton tidak menerangkan hubungan antara larutan senyawa dan daya hantar arus listrik.

2. Teori Atom J. J. Thomson
Berdasarkan penemuan tabung katode yang lebih baik oleh William Crookers, maka J.J. Thomson meneliti lebih lanjut tentang sinar katode dan dapat dipastikan bahwa sinar katode merupakan partikel, sebab dapat memutar baling-baling yang diletakkan diantara katode dan anode. Dari hasil percobaan ini, Thomson menyatakan bahwa sinar katode merupakan partikel penyusun atom (partikel subatom) yang bermuatan negatif dan selanjutnya disebut elektron.
Atom merupakan partikel yang bersifat netral, oleh karena elektron bermuatan negatif, maka harus ada partikel lain yang bermuatan positifuntuk menetrallkan muatan negatif elektron tersebut. Dari penemuannya tersebut, Thomson memperbaiki kelemahan dari teori atom dalton dan mengemukakan teori atomnya yang dikenal sebagai Teori Atom Thomson. Yang menyatakan bahwa:
“Atom merupakan bola pejal yang bermuatan positif dan didalamya tersebar muatan negatif elektron”
Model atomini dapat digambarkan sebagai jambu biji yang sudah dikelupas kulitnya. biji jambu menggambarkan elektron yang tersebar marata dalam bola daging jambu yang pejal, yang pada model atom Thomson dianalogikan sebagai bola positif yang pejal. Model atom Thomson dapat digambarkan sebagai berikut:

Kelemahan:
Kelemahan model atom Thomson ini tidak dapat menjelaskan susunan muatan positif dan negatif dalam bola atom tersebut.

3. Teori Atom Rutherford
Rutherford bersama dua orang muridnya (Hans Geigerdan Erners Masreden) melakukan percobaan yang dikenal dengan hamburan sinar alfa (λ) terhadap lempeng tipis emas. Sebelumya telah ditemukan adanya partikel alfa, yaitu partikel yang bermuatan positif dan bergerak lurus, berdaya tembus besar sehingga dapat menembus lembaran tipis kertas. Percobaan tersebut sebenarnya bertujuan untuk menguji pendapat Thomson, yakni apakah atom itu betul-betul merupakan bola pejal yang positif yang bila dikenai partikel alfa akan dipantulkan atau dibelokkan. Dari pengamatan mereka, didapatkan fakta bahwa apabila partikel alfa ditembakkan pada lempeng emas yang sangat tipis, maka sebagian besar partikel alfa diteruskan (ada penyimpangan sudut kurang dari 1°), tetapi dari pengamatan Marsden diperoleh fakta bahwa satu diantara 20.000 partikel alfa akan membelok sudut 90° bahkan lebih.
Berdasarkan gejala-gejala yang terjadi, diperoleh beberapa kesipulan beberapa berikut:
1.Atom bukan merupakan bola pejal, karena hampir semua partikel alfa diteruskan
2.Jika lempeng emas tersebut dianggap sebagai satu lapisanatom-atom emas, maka didalam atom emas terdapat partikel yang sangat kecil yang bermuatan positif.
3.Partikel tersebut merupakan partikelyang menyusun suatu inti atom, berdasarkan fakta bahwa 1 dari 20.000 partikel alfa akan dibelokkan. Bila perbandingan 1:20.000 merupakan perbandingan diameter, maka didapatkan ukuran inti atom kira-kira 10.000 lebih kecil daripada ukuran atom keseluruhan.
Berdasarkan fakta-fakta yang didapatkan dari percobaan tersebut, Rutherford mengusulkan model atom yang dikenal dengan Model Atom Rutherford yang menyatakan bahwa Atom terdiri dari inti atom yang sangat kecil dan bermuatan positif, dikelilingi oleh elektron yang bermuatan negatif. Rutherford menduga bahwa didalam inti atom terdapat partikel netral yang berfungsi mengikat partikel-partikel positif agar tidak saling tolak menolak.
Model atom Rutherford dapat digambarkan sebagai beriukut:

Kelemahan:
Tidak dapat menjelaskan mengapa elektron tidak jatuh ke dalam inti atom.

4. Teori Atom Bohr
ada tahun 1913, pakar fisika Denmark bernama Neils Bohr memperbaiki kegagalan atom Rutherford melalui percobaannya tentang spektrum atom hidrogen. Percobaannya ini berhasil memberikan gambaran keadaan elektron dalam menempati daerah disekitar inti atom. Penjelasan Bohr tentang atom hidrogen melibatkan gabungan antara teori klasik dari Rutherford dan teori kuantum dari Planck, diungkapkan dengan empat postulat, sebagai berikut:
1.Hanya ada seperangkat orbit tertentu yang diperbolehkan bagi satu elektron dalam atom hidrogen. Orbit ini dikenal sebagai keadaan gerak stasioner (menetap) elektron dan merupakan lintasan melingkar disekeliling inti.
2.Selama elektron berada dalam lintasan stasioner, energi elektron tetap sehingga tidak ada energi dalam bentuk radiasi yang dipancarkan maupun diserap.
3.Elektron hanya dapat berpindah dari satu lintasan stasioner ke lintasan stasioner lain. Pada peralihan ini, sejumlah energi tertentu terlibat, besarnya sesuai dengan persamaan planck,

ΔE = hv.

4.Lintasan stasioner yang dibolehkan memilki besaran dengan sifat-sifat tertentu, terutama sifat yang disebut momentum sudut. Besarnya momentum sudut merupakan kelipatan dari h/2∏ atau nh/2∏, dengan n adalah bilangan bulat dan h tetapan planck.
Menurut model atom bohr, elektron-elektron mengelilingi inti pada lintasan-lintasan tertentu yang disebut kulit elektron atau tingkat energi. Tingkat energi paling rendah adalah kulit elektron yang terletak paling dalam, semakin keluar semakin besar nomor kulitnya dan semakin tinggi tingkat energinya.

Kelemahan:
Model atom ini tidak bisa menjelaskan spektrum warna dari atom berelektron banyak.

5. Teori Atom Modern
Model atom mekanika kuantum dikembangkan oleh Erwin Schrodinger (1926).Sebelum Erwin Schrodinger, seorang ahli dari Jerman Werner Heisenberg mengembangkan teori mekanika kuantum yang dikenal dengan prinsip ketidakpastian yaitu “Tidak mungkin dapat ditentukan kedudukan dan momentum suatu benda secara seksama pada saat bersamaan, yang dapat ditentukan adalah kebolehjadian menemukan elektron pada jarak tertentu dari inti atom”.
Daerah ruang di sekitar inti dengan kebolehjadian untuk mendapatkan elektron disebut orbital. Bentuk dan tingkat energi orbital dirumuskan oleh Erwin Schrodinger.Erwin Schrodinger memecahkan suatu persamaan untuk mendapatkan fungsi gelombang untuk menggambarkan batas kemungkinan ditemukannya elektron dalam tiga dimensi.

Persamaan Schrodinger

x,y dan z= Posisi dalam tiga dimensi
Y= Fungsi gelombang
m= massa
ђ= h/2p dimana h = konstanta plank dan p = 3,14
E= Energi total
V= Energi potensial


Model atom dengan orbital lintasan elektron ini disebut model atom modern atau model atom mekanika kuantum yang berlaku sampai saat ini, seperti terlihat pada gambar berikut ini.
Awan elektron disekitar inti menunjukan tempat kebolehjadian elektron. Orbital menggambarkan tingkat energi elektron. Orbital-orbital dengan tingkat energi yang sama atau hampir sama akan membentuk sub kulit. Beberapa sub kulit bergabung membentuk kulit.Dengan demikian kulit terdiri dari beberapa sub kulit dan subkulit terdiri dari beberapa orbital. Walaupun posisi kulitnya sama tetapi posisi orbitalnya belum tentu sama.

Ciri khas model atom mekanika gelombang
1.Gerakan elektron memiliki sifat gelombang, sehingga lintasannya (orbitnya) tidak stasioner seperti model Bohr, tetapi mengikuti penyelesaian kuadrat fungsi gelombang yang disebut orbital (bentuk tiga dimensi darikebolehjadian paling besar ditemukannya elektron dengan keadaan tertentu dalam suatu atom)
2.Bentuk dan ukuran orbital bergantung pada harga dari ketiga bilangan kuantumnya. (Elektron yang menempati orbital dinyatakan dalam bilangan kuantum tersebut)
3.Posisi elektron sejauh 0,529 Amstrong dari inti H menurut Bohr bukannya sesuatu yang pasti, tetapi bolehjadi merupakan peluang terbesar ditemukannya elektron.

Selasa, 08 Juni 2010

BERBAGAI JENIS MEDIA PEMBELAJARAN



OLEH : SAFRIZAL
Media pembelajaran banyak jenis dan macamnya. Dari yang palng sederhana dan murah hingga yang canggih dan mahal. Ada yang dapat dibuat oleh guru sendiri dan ada yang diproduksi pabrik. Ada yang sudah tersedia di lingkungan untuk langsung dimanfaatkan dan ada yang sengaja dirancang.
Berbagai sudut pandang untuk menggolongkan jenis-jenis media.
Rudy Bretz (1971) menggolongkan media berdasarkan tiga unsur pokok (suara, visual dan gerak):
1. Media audio
2. Media cetak
3. Media visual diam
4. Media visual gerak
5. Media audio semi gerak
6. Media visual semi gerak
7. Media audio visual diam
8. Media audio visual gerak
Anderson (1976) menggolongkan menjadi 10 media:
1. audio : Kaset audio, siaran radio, CD, telepon
2. cetak : Buku pelajaran, modul, brosur, leaflet, gambar
3. audio-cetak : Kaset audio yang dilengkapi bahan tertulis
4. proyeksi visual diam : Overhead transparansi (OHT), film bingkai (slide)
5. proyeksi audio visual diam : Film bingkai slide bersuara
6. visual gerak : Film bisu
7. audio visual gerak : Film gerak bersuara, Video/VCD, Televisi
8. obyek fisik : Benda nyata, model, spesimen
9. manusia dan lingkungan : Guru, pustakawan, laboran
10. komputer : CAI
Schramm (1985) menggolongkan media berdasarkan kompleksnya suara, yaitu: media kompleks (film, TV, Video/VCD,) dan media sederhana (slide, audio, transparansi, teks). Selain itu menggolongkan media berdasarkan jangkauannya, yaitu media masal (liputannya luas dan serentak / radio, televisi), media kelompok (liputannya seluas ruangan / kaset audio, video, OHP, slide, dll), media individual (untuk perorangan / buku teks, telepon, CAI).

Henrich, dkk menggolongkan:
1. media yang tidak diproyeksikan
2. media yang diproyeksikan
3. media audio
4. media video
5. media berbasis komputer
6. multi media kit.
Pada artikel ini, media akan diklasifikasikan menjadi media visual, media audio, dan media audio-visual.

A. MEDIA VISUAL
1. Media yang tidak diproyeksikan
a. Media realia adalah benda nyata. Benda tersebut tidak harus dihadirkan di ruang kelas, tetapi siswa dapat melihat langsung ke obyek. Kelebihan dari media realia ini adalah dapat memberikan pengalaman nyata kepada siswa. Misal untuk mempelajari keanekaragaman makhluk hidup, klasifikasi makhluk hidup, ekosistem, dan organ tanaman.
b. Model adalah benda tiruan dalam wujud tiga dimensi yang merupakan representasi atau pengganti dari benda yang sesungguhnya. Penggunaan model untuk mengatasi kendala tertentu sebagai pengganti realia. Misal untuk mempelajari sistem gerak, pencernaan, pernafasan, peredaran darah, sistem ekskresi, dan syaraf pada hewan.
c. Media grafis tergolong media visual yang menyalurkan pesan melalui simbol-simbol visual. Fungsi dari media grafis adalah menarik perhatian, memperjelas sajian pelajaran, dan mengilustrasikan suatu fakta atau konsep yang mudah terlupakan jika hanya dilakukan melalui penjelasan verbal. Jenis-jenis media grafis adalah:
1) gambar / foto: paling umum digunakan
2) sketsa: gambar sederhana atau draft kasar yang melukiskan bagian pokok tanpa detail. Dengan sketsa dapat menarik perhatian siswa, menghindarkan verbalisme, dan memperjelas pesan.
3) diagram / skema: gambar sederhana yang menggunakan garis dan simbol untuk menggambarkan struktur dari obyek tertentu secara garis besar. Misal untuk mempelajari organisasi kehidupan dari sel samapai organisme.
4) bagan / chart : menyajikan ide atau konsep yang sulit sehingga lebih mudah dicerna siswa. Selain itu bagan mampu memberikan ringkasan butir-butir penting dari penyajian. Dalam bagan sering dijumpai bentuk grafis lain, seperti: gambar, diagram, kartun, atau lambang verbal.
5) grafik: gambar sederhana yang menggunakan garis, titik, simbol verbal atau bentuk tertentu yang menggambarkan data kuantitatif. Misal untuk mempelajari pertumbuhan.

2. Media proyeksi
1. Transparansi OHP merupakan alat bantu mengajar tatap muka sejati, sebab tata letak ruang kelas tetap seperti biasa, guru dapat bertatap muka dengan siswa (tanpa harus membelakangi siswa). Perangkat media transparansi meliputi perangkat lunak (Overhead transparancy / OHT) dan perangkat keras (Overhead projector / OHP). Teknik pembuatan media transparansi, yaitu:
- Mengambil dari bahan cetak dengan teknik tertentu
- Membuat sendiri secara manual
2. Film bingkai / slide adalah film transparan yang umumnya berukuran 35 mm dan diberi bingkai 2X2 inci. Dalam satu paket berisi beberapa film bingkai yang terpisah satu sama lain. Manfaat film bingkai hampir sama dengan transparansi OHP, hanya kualitas visual yang dihasilkan lebih bagus. Sedangkan kelemahannya adalah beaya produksi dan peralatan lebih mahal serta kurang praktis. Untuk menyajikan dibutuhkan proyektor slide.

B. MEDIA AUDIO
1. Radio
Radio merupakan perlengkapan elektronik yang dapat digunakan untuk mendengarkan berita yang bagus dan aktual, dapat mengetahui beberapa kejadian dan peristiwa-peristiwa penting dan baru, masalah-masalah kehidupan dan sebagainya. Radio dapat digunakan sebagai media pembelajaran yang cukup efektif.
2. Kaset-audio
Yang dibahas disini khusus kaset audio yang sering digunakan di sekolah. Keuntungannya adalah merupakan media yang ekonomis karena biaya pengadaan dan perawatan murah.

C. MEDIA AUDIO-VISUAL
1. Media video
Merupakan salah satu jenis media audio visual, selain film. Yang banyak dikembangkan untuk keperluan pembelajaran, biasa dikemas dalam bentuk VCD.

2. Media komputer
Media ini memiliki semua kelebihan yang dimiliki oleh media lain. Selain mampu menampilkan teks, gerak, suara dan gambar, komputer juga dapat digunakan secara interaktif, bukan hanya searah. Bahkan komputer yang disambung dengan internet dapat memberikan keleluasaan belajar menembus ruang dan waktu serta menyediakan sumber belajar yang hampir tanpa batas.